STUDI PENGARUH MINERAL LEMPUNG TERHADAP KUALITAS POROSITAS PADA BATUPASIR FORMASI KAMPUNG BARU DENGAN ANALISA PETROGRAFI DAN INTREPRETASI SUMUR RAYA-01 & RAYA-02 DI LAPANGAN "BIRU" KALIMANTAN TIMUR

Categorie(s):
   TP
Author(s):
   RAYA ELMINA WATY SIREGAR
Advisor:
BOYKE M KHADAFI, ROHIMA SERA AFIFAH
ISSN/ISBN:

eISSN/eISBN:

Keyword(s):
Sedimen Transisi, analisa petrografi, kualitas reservoir
DOI:
Abstract :
Lapangan Biru merupakan salah satu lapangan eksplorasi yang ada di Formasi Kampung Baru, Cekungan Kutai Kalimatan Timur. Di lapangan ini memiliki batuan sedimen transisi yang melimpah yaitu batupasir silikaan, batulempung silikaan, batubara serta fragmen oksida besi. Kemudian keterdapatan adanya potensi hidrokarbon pada lapangan Biru dalam hal ini gas biogenik dibuktikan dari beberapa fenomena manifestasi gas dangkal yang hadir di sekitar area penelitian.
Dari hasil analisa logging dapat diketahui macam-macam batuan yang ada dibawah permukaan yaitu batupasir, batulanau, batulempung dan batubara kemudian disesuaikan dengan data core agar hasil yang diperoleh lebih akurat. Batupasir yang tebal yang awalnya diyakini sebagai reservoir setelah dilakukan analisa petrografi dengan mengambil sampel core batupasir di sumur RAYA-01 pada kedalaman 125-126 m dan di sumur RAYA-02 pada kedalaman 118-119 m dan 145-146 m serta sampel batuan pada penampang stratigrafi RYA-07 ternyata kualitas reservoir didaerah penelitian ini jelek karena dipengaruhi mineral lempung yang mengisi pori-pori batuan, adanya semen silika yang terbentuk akibat proses diagenesis membuat pori-pori batuan tertutup dan menjadi kecil dan ketidakaseragaman butiran membuat rongga-rongga butiran terisi. Adanya batubara dan batulempung karbonan memungkinkan adanya potensi gas yang terbentuk di zona-zona batuan organik. Karena kualitas reservoir batupasir pada daerah penelitian ini jelek, gas dari batubara tersebut tidak dapat bermigrasi kedalam batupasir dikarenakan porositas pada batupasir ini jelek sehinggga tidak mampu menyimpan fluida.
Pada penelitian ilmiah ini dengan tema eksplorasi diharapkan dapat memberikan informasi awal atau indikasi dini mengenai potensi hidrokarbon dan mengetahui kualitas reservoir pada lapangan tersebut.